Hatmiati's Weblog

belajar memaknai hidup melalui tulisan yang hadir selintas-selintas

SEANDAINYA?

Seandainya ada tablet keabadian

Aku ingin menelannya

Abadi dalam ketidakwarasan

Abadi dalam ketidakmengertian

Abadi dalam segala yang tak bisa kupahami

Seandainya ada lorong waktu

Aku ingin menyusurinya,

Agar dapat kembali ke hulu

Melebur diri dalam kawah candradimuka

Melepuh, mengelupas segala sisa karat nista

Seandainya bisa,

Maukah Kau tetap menyapaku?

Desember 28, 2009 Posted by | puisi | Tinggalkan sebuah Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.