Melaut Kotaku (Amuntai yang kembali banjir)
ini, adalah bukti cintamu padaku…
langit tak punya plafon hingga tempias hujan tak mampu tertampung
kami hanya punya baskom, itu pun kecil…
melautlah kotaku,
sedang, kami hanyalah hilir yang menadah segala kiriman
pasrah, meskipun semakin dalam…
benci kami tak mungkin, karena itulah bukti cintamu
dan kami percaya lautan ini akan surut, gelombang ini pasti akan kembali ke pantai
dan…di ujung musim segalanya menjadi paripurna
2 Komentar »
Tinggalkan Balasan
-
Arsip
- September 2010 (1)
- Mei 2010 (1)
- April 2010 (1)
- Desember 2009 (7)
- Mei 2009 (1)
- Februari 2009 (3)
- Januari 2009 (2)
- Agustus 2008 (4)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS
Puisinya bungas banar… banjirnya yang payah… saat Amuntai banjir, aku ada melintasi kota… Salam kenal.
salam kenal juga…sekali2 mampirlah di amuntai….