Hatmiati's Weblog

belajar memaknai hidup melalui tulisan yang hadir selintas-selintas

Catatan yang Sempat Tercatat Sepanjang Menjejak Kampus 1

Hari ini…terlambat 15 menit mengajar di kampus, untungnya mahasiswa masih setia menunggu karena sudah ada janji UTS. Alasan terlambatnya, biasa saja. Ada tamu, yang segan kalau ditinggalkan pergi…yach..klise uey.

UTS, berlangsung tenang…mahasiswa-mahasiswa  perempuan ini hampir tak ada suaranya, serius sekali. Kalaupun ada yang nyontek pasti ketahuan…tapi sengaja kubiarkan karena tidak mungkin juga. Seluruh soal harus mereka jawab dengan menggunakan pikiran dan penalaran masing-masing.

Sembilan puluh menit kemudian, suara mahasiswa sudah mulai agak rame, rupanya sebagian besar sudah selesai dan maunya cepat-cepat pulang.

Mahasiswa hampir habis, tinggal satu orang yang masih mengerjakan. sesekali memperhatikan jam yang ada pegelangan tangannya. waktu memang sudah hampir pukul enam sore.

“Pulang ke mana?” tanyaku tiba-tiba.

“Jauh, Bu.” Jawabnya pelan. ‘Mengapa tidak nyewa atau ngontrak di Amuntai saja? Lebih dekat dan tidak terburu-buru kalau berangkat ke Kampus.”

“Sulit Bu, ortu saya tidak mau terpisah. Mereka masih kangen dan ingin bersama saya.”

“Lho, selama ini ortumu di mana?”

“Di luar negeri, Bu. sepuluh tahun ayah dan ibu saya di sana. selama ini saya tinggal dengan nenek saya saja. sekarang mereka sudah datang jadi tidak mau berpisah dengan saya.”

“Syukurlah, kalau begitu.”

“Tetapi saya lagi pusing Bu.”

“Mengapa?” Sambil memasukan hasil pekerjaan siswa, saya bertanya dengan setengah heran.

“Ayah saya mau menikah lagi.”

“Lho, kok bisa?”

“Nggak tahu Bu. Tapi saya dengan ibu tak masalah. Biar saja, yang penting ayah bahagia.”

Sesaat saya termangu. Sederhana sekali. Yang penting ayah bahagia, katanya. Terus kebahagian mereka bagaimana? Entahlah. Barangkali kebahagian itu ketika melihat ayahnya bahagia.

Sepanjang perjalanan menuju pulang, percakapan dengan mahasiswa itu terngiang terus. Tetapi mungkin begitulah hidup yang akan selalu berjalan bersama segala yang akan terjadi. Semoga saja mahasiswa tadi tabah dan tetap terus kuliah. Biar dia dapat menunjukkan pada dunia bahwa dia berhasil mecapai segala impian dan harapannya.

Iklan

Desember 15, 2009 - Posted by | catatan pendek

1 Komentar »

  1. amien……….
    ya kd mamah’a fajar…………

    Komentar oleh arif | Februari 12, 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: