Hatmiati's Weblog

belajar memaknai hidup melalui tulisan yang hadir selintas-selintas

Merasai Hujan Musim Semi

Merasai hujan musim semi adalah mencecap air telaga surga yang hadir selintas

hangat dan menyegarkan

melibas segala yang pernah terlalui hingga lupa

dulu entah apalah yang pernah berwarna

ataukah…

musim semi juga pernah singgah

dan…

hujan juga beranjangsana

merasai…dan kemudian mencecap hujan musim semi

membuat hati kembali merah jambu

entah apalah kini yang mesti terwarnai lagi

saat hujan musim semi

….

Iklan

Desember 29, 2009 - Posted by | puisi

4 Komentar »

  1. “Hujan musim semi”. How?..kita kan cuma mengenal dua musim saja tuh. Susah juga si eksak memahami si bahasa ya. Yang kuingat cuma satu di bulan ini rumahku kebanjiran…he…he..

    Komentar oleh Irwan Rozanie | Desember 30, 2009 | Balas

    • hehehe, han kalo, lakasi gen pindah pada situ, kaena januari banjir lagi maras, fatih…kebanjiran lagi….

      Komentar oleh hatmiati | Desember 30, 2009 | Balas

  2. tapi kalau tak salah sekarang memang sudah musim semi (di belahan bumi lain) 🙂

    Komentar oleh Penyu | Februari 2, 2010 | Balas

  3. Pencarian puisi hadir disini

    Komentar oleh Pencari | Maret 5, 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: