Hatmiati's Weblog

belajar memaknai hidup melalui tulisan yang hadir selintas-selintas

ramadhan berlalu

ramadhan berlalu…
menyisakan kefitrian yang putih
hati sebersih salju tanpa noda
rasa sebening embuh yang masih merangkak di daun
sedang cinta berbunga seumpama mawar mekar
tersentuh gerimis pagi

ramadhan berlalu
tetapi aromanya masih berasa
hingga kini…nanti…dan selamanya…

Iklan

September 14, 2010 - Posted by | Tak Berkategori

1 Komentar »

  1. semoga memang demikian, bu. meski romadhon telah lama berlalu, semoga aromanya terus semerbak di setiap bulan. lirik yang sarat makna.

    Komentar oleh Sawali Tuhusetya | Januari 5, 2013 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: