Hatmiati's Weblog

belajar memaknai hidup melalui tulisan yang hadir selintas-selintas

PERANAN MENULIS JURNAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI

PERANAN MENULIS JURNAL UNTUK MENINGKATKAN

KEMAMPUAN MENULIS NARASI

Oleh Hatmiati

 

 

Abstrak: Menulis narasi merupakan bagian dari tujuan keterampilan berbahasa yang harus dipelajari oleh siswa SMP sesuai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kenyataan yang ditemui di kelas, ternyata siswa belum mampu menuangkan pikiran, ide, dan gagasannya dalam bentuk tulisan narasi yang baik. Kondisi seperti itulah yang dialami oleh siswa SMP Negeri 7 Amuntai kelas I. Oleh karena itu, dirancang penelitian tindakan kelas dengan menggunakan penerapan penulisan jurnal untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis narasi. Jurnal dalam penelitian ini diarahkan pada proses menulis yang meliputi (1) tahap tindakan 1 pemodelan dan penjelasan tentang jurnal, (2) tahap tindakan 2 menulis jurnal, (3) tahap tindakan 3, dilakukan penilaian terhadap jurnal yang dihasilkan siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan selama 3 siklus, diperoleh temuan bahwa pembelajaran menulis narasi dengan penerapan penulisan jurnal berhasil dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan tujuan pembelajaran yang diharapkan.

 

Kata Kunci :  peningkatan kemampuan menulis, menulis jurnal, menulis narasi

 

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Menulis merupakan satu di antara empat keterampilan berbahasa yang harus dikuasai siswa. Menulis sebagai bagian dari keterampilan berbahasa meru-pakan bentuk komunikasi yang dapat dilakukan siswa untuk mengungkapkan ide atau gagasan, pikiran, dan perasaannya dengan bahasa tulis sebagai medianya. Hal ini sejalan dengan tujuan yang dikehendaki Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan untuk pembelajaran menulis di Sekolah Menengah Pertama (SMP), yaitu agar siswa memiliki kemampuan mengungkapkan gagasan, pendapat, pengalaman, dan pesan secara tepat. Dalam silabus Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), dinyatakan bahwa salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki siswa SMP/MTs adalah menulis buku harian atau pengalaman pribadi dengan memperhatikan cara pengungkapan dan bahasa yang ekspresif.

Menulis merupakan proses mengungkapkan ide atau gagasan, pikiran, pengalaman, dan perasaan dengan menggunakan bahasa sebagai medianya. Hal-hal yang dikemukakan dalam tulisan dapat bersumber dari pengalaman pribadi, pengalaman orang lain, atau dari membaca buku. Menulis sebagaimana berbicara, merupakan keterampilan berbahasa yang produktif dan ekspresif. Mulyati (2002:2.44) menyatakan bahwa menulis pada hakikatnya menyampaikan ide atau gagasan dan pesan dengan menggunakan lambang grafis (tulisan) kepada orang lain.

Hatmiati (2004:16) menyatakan bahwa narasi pada umumnya merupakan himpunan peristiwa yang disusun berdasarkan urutan waktu atau urutan kejadian. Dalam tulisan narasi selalu ada tokoh-tokoh yang terlibat dalam berbagai peristiwa atau kejadian. Oleh karena itu, agar siswa dapat menulis narasi dengan baik, dipilihlah satu strategi yang dapat digunakan untuk membantu siswa dalam mengatasi kendala menulis narasi. Strategi tersebut adalah dengan membiasakan menulis buku harian atau jurnal.

Jurnal dapat menjadi sarana yang membantu siswa untuk belajar menulis dengan lebih menyenangkan dan berhasil (Eanes, 1997:457). Kegiatan menulis jurnal tidak hanya dilakukan pada saat pembelajaran menulis berlangsung, tetapi dapat disisipkan pada saat pembelajaran dengan fokus keterampilan yang berbeda. Guru juga dapat menyediakan waktu setiap hari atau beberapa hari dalam seminggu, sekitar 10 sampai dengan 15 menit bagi siswa untuk menulis jurnal (Tompkins, 1994:189).

Rutinitas menulis jurnal yang dilakukan siswa memberikan manfaat yang sangat besar terhadap kemampuan mereka dalam menulis sebuah narasi. Selain itu, menulis jurnal ini juga mampu memberikan kesempatan kepada siswa menguasai aspek kebahasaan lainnya sehingga secara berkesinambungan akan membuat siswa terlatih mengemukakan gagasan dan pikirannya dalam bentuk tulisan yang baik. Ketika siswa menulis jurnal, dia dibiarkan berkreativitas menulis sesuai dengan keinginannya. Siswa boleh memilih topik apa saja, misalnya tentang dirinya, keluarganya, temannya, pengalamannya, keadaan desa atau tempat tinggalnya, dan hal-hal lainnya yang dianggapnya menarik untuk ditulis.

           

Ruang Lingkup Penelitian

            Berdasarkan uraian latar belakang yang sudah dipaparkan di atas, maka masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah penerapan penulisan jurnal sebagai upaya peningkatan kemampuan menulis narasi?”

 

Tujuan penelitian

Sejalan  dengan rumusan masalah yang telah dikemukakan, maka tujuan umum penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan penulisan jurnal sebagai upaya peningkatan kemampuan menulis narasi.

Berdasarkan uraian permasalahan dan tujuan dari penelitian yang dilaku-kan, penelitian ini diharapkan memberikan manfaat secara teoretis dan praktis.

1). Manfaat teoretis penelitian ini, diharapkan dapat memberikan masukan untuk pengembangan teori pembelajaran menulis narasi di SMP dengan penerapan penulisan jurnal. 

2). Manfaat praktis dari penelitian ini berguna bagi guru, siswa, dan peneliti. Manfaat praktis ini disajikan sebagai berikut.

(1)      Bagi guru, hasil penelitian ini memberikan tambahan pengetahuan dan pengalaman bagaimana meningkatkan kemampuan siswa menulis narasi dengan penerapan penulisan jurnal.

(2)      Bagi siswa yang diteliti, hasil penelitian ini akan membantu dan meng-arahkan siswa yang mengalami kesulitan menulis narasi.

(3)      Bagi peneliti, hasil penelitian ini dapat memperkaya pengetahuan, peng-alaman, wawasan, dan kemampuan yang ada dalam diri peneliti.

 

Sajian Definisi

1)      Kegiatan menulis adalah kegiatan yang dilakukan siswa untuk mengemukakan gagasan, perasaan, pengalaman, pikiran, dan idenya ke dalam bentuk tulisan.

2)      Menulis narasi adalah kemampuan yang dimiliki siswa dalam mengemukakan ide/gagasan dan mengekspresikan secara tertulis dalam bentuk tulisan yang baik. Ide/gagasan tersebut dapat berupa himpunan peristiwa yang dialami, dilihat, dirasakan siswa. Tulisan narasi juga melibatkan tokoh-tokoh yang ada dalam berbagai peristiwa/kejadian.

3)      Jurnal adalah istilah lain dari buku harian yaitu salah satu jenis tulisan informal yang ditulis siswa dalam bentuk buku catatan yang ditulis secara rutin, merekam peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan sehari-hari, mengemukakan hal-hal atau topik-topik yang menarik perhatiannya.

4)      Penilaian guru adalah salah satu bentuk penilaian autentik karena guru tidak hanya melihat hasil tulisan siswa tetapi juga meliputi perkembangan kemampuan siswa berdasarkan proses dan hasil kerja selama mereka belajar.

Iklan

Maret 1, 2013 - Posted by | Tak Berkategori |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: